Beberapa Alat yang Untuk Membuat Kerajinan dari Lukis Kaca

Lukisan kaca merupakan salah satu seni yang sangat eksis pada abad ke 19 hingga awal abad 20, diperkirakan hingga tahun 1950-an. Seni lukis kaca ini dianggap sebagai cabang seni yang sangat popular di Indonesia pada zamannya.

seni lukis kaca
source: Rakyat Merdeka


Lukisan kaca merupakan salah satu jenis lukisan yang dibuat dari sisi belakang kaca, dengan kata lain para pelukis menggambar dan mewarnai dalam keadaan terbalik. Lukisan kaca termasuk dalam kategori folk art, karena tercipta dari masyarakat yang hendak mengungkapkan perasaan, aspirasi, harapan dan kekecewaan, kemudian dituangkan kedalam bentuk lukisan kaca tersebut.

Lukisan kaca di Indonesia terbagi atas tiga sentra yaitu Cirebon, Jawa Tengah, dan Bali. Lukisan kaca ini mencerminkah kostruk social dengan dinamika yang terjadi dalam masyarakat maupun individu. Ikatan budaya dan nilai agama yang kuat, membuat karya seni ini masih sangat eksis dan menjadi warisan budaya.

Tingkat kesulitan dalam membuat lukisan kaya terletak pada proses pembuatannya yang mengharuskan para pengrajin untuk membuat lukisan secara terbalik. Para pengrajin harus memiliki kreativitas dan juga ketelitian yang tinggi agar hasil dari lukisannya dapat dibuat dengan indah. Jika terdapat satu kesalahan dalam proses pembuatan, maka para pengrajin harus membuatnya dari awal lagi.

Alat yang Digunakan Untuk Membuat Kerajinan dari Lukis Kaca

Pada proses pembuatan lukisan, para pemula dianjurkan untuk mulai melukis pada bidang yang datar agar lebih mudah dalam mengenali bentuk dan pola yang akan dibuat. Hal ini juga dilakukan agar meminimalisir terjadinya kesalahan dalam membuat lukisan. Alat-alat yang digunakan dalam likes kaca seberanya sangat sederhana, yaitu kerta, pena, kaca, pisau cutter, kuas, meja dan cat.

Tahapan awal dalam melukis kaca sama halnya seperti pada bidang lain yaitu membuat sketsa. Sketsa pada seni ini biasanya berbentuk ornament, pemandangan alam, hewan, wayang ataupun tumbuhan. Jika telah menentukan desain, maka buatkan pada selembar kertas terlebih dahulu sebelum menggambarnya pada permukaan kaca. Kertas yang digunakan harus memiliki ukuran yang sama dengan kaca yang digunakan agar nantinya anda hanya perlu menjiplak sketsa yang ada, atau jika anda sudah professional maka sketsa dapat langsung dibuat pada permukaan kaca.

Setelah desain atau sketsa sudah jadi, selanjutnya anda akan membuat outliner pada kaca. Gunakan outliner yang dikhususkan untuk bahan kaca dan dalam proses pembuatannya usahakan agar outliner tidak putus karena dapat menyebabkan cat yang digunakan meluber keluar garis. Jika akan membuat outliner usahakan agar bidang lukis anda posisi ditidurkan.

Selanjutnya, anda bisa mengisi warna-warna yang anda inginkan menggunakan cat minyak dan kuas lukis. Anda juga mencampurkan beberapa warna untuk menghasilkan warna baru. Selain itu, anda juga dapat menggunakan Airbrush berisi cat warna untuk mewarnai.

Buat lukisan sesuai dengan imajinasi anda, semoga tahapan ini dapat membantu dan selamat mencoba.


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url